0821 1348 7445 (wa)

info@pcmb.institutalkhairiyah.ac.id

Today :

Pacu Semangat Mahasiswa, Prodi PAI STIT Al-Khairiyah Citangkil Cilegon Gelar Sidang Proposal Gelombang 2

Mujairimi

May. 18, 2026

CILEGON, BANTEN – Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Al-Khairiyah Citangkil Cilegon melalui Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) sukses menyelenggarakan Sidang Proposal Skripsi Gelombang 2. Kegiatan akademik ini berlangsung selama dua hari, terhitung sejak Rabu, 13 Mei hingga Kamis, 14 Mei 2026.

Sebanyak 10 mahasiswa terpilih mengikuti jalannya persidangan untuk mempresentasikan rencana penelitian mereka. Sidang ini merupakan tahapan krusial dalam menjamin kualitas karya ilmiah sebelum mahasiswa melakukan penelitian lebih dalam di masyarakat.

Dorongan Semangat dan Kualitas Akademik

Meskipun suasana sidang berlangsung khidmat dan penuh disiplin, Ketua Program Studi PAI, Dr. Uun Kurnaesih, M.Si., selalu memberikan dukungan penuh kepada para peserta. Beliau memberikan arahan agar mahasiswa tetap optimis dan melihat proses kritis dalam sidang sebagai langkah pendewasaan berpikir.

“Kami ingin memastikan setiap mahasiswa memiliki pondasi penelitian yang kuat. Semangat dan ketelitian adalah kunci agar hasil penelitian nantinya dapat memberikan kontribusi nyata bagi dunia pendidikan Islam,” ungkap Dr. Uun.

Fokus pada Kualitas Akademik

Pelaksanaan sidang yang terbagi dalam dua hari ini bertujuan untuk memberikan ruang diskusi yang lebih mendalam antara penguji dan peserta. Meski suasana sidang dipenuhi dengan ketegangan akademik, para mahasiswa terlihat antusias dalam memaparkan inovasi-inovasi penelitian di bidang Pendidikan Agama Islam.

Dengan terlaksananya gelombang kedua ini, STIT Al-Khairiyah citangkil Cilegon terus berkomitmen untuk mencetak lulusan yang kompeten dan mampu berkontribusi nyata dalam dunia pendidikan, khususnya dalam memperkuat nilai-nilai keislaman di masyarakat.

Target Kelulusan Tepat Waktu

Pelaksanaan sidang gelombang kedua ini merupakan bagian dari komitmen prodi untuk memfasilitasi mahasiswa agar dapat lulus tepat waktu dengan standar akademik yang tinggi. Selama dua hari, para penguji memberikan masukan konstruktif terhadap 10 proposal yang diajukan, mencakup berbagai tema inovatif dalam metodologi pembelajaran dan manajemen pendidikan Islam.

Pihak prodi berharap melalui gelombang kedua ini, mahasiswa dapat segera menyelesaikan revisi dan melanjutkan ke tahap pengambilan data lapangan sehingga target kelulusan tepat waktu dapat tercapai dengan hasil yang memuaskan.

Artikel Terkait

Leave a Comment