CILEGON – Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Al-Khairiyah Citangkil, Kota Cilegon, sukses menyelenggarakan Sidang Proposal Skripsi Gelombang 2 pada Sabtu (23/5/2026). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 13.00 WIB hingga selesai ini menjadi momentum krusial bagi para mahasiswa tingkat akhir untuk mempertahankan gagasan ilmiah mereka di hadapan dewan penguji.
Sidang proposal ini bukan sekadar formalitas akademik, melainkan sebuah proses edukatif untuk menguji kedalaman berpikir, metodologi, dan orisinalitas ide mahasiswa dalam menjawab tantangan dunia pendidikan anak usia dini saat ini.
Melahirkan Inovasi Pendidikan Anak Usia Dini

Berbagai judul proposal yang diajukan mahasiswa merefleksikan dinamika perkembangan zaman, mulai dari pemanfaatan teknologi ramah anak, metode pembelajaran inklusif, hingga penguatan karakter berbasis nilai-nilai keislaman lokal.
Ketua Prodi PIAUD STIT Al-Khairiyah Citangkil Cilegon, Dr. Sholatul Hayati, M.Pd., menyampaikan bahwa sidang gelombang kedua ini menunjukkan komitmen prodi dalam menjaga mutu lulusan agar tepat waktu namun tetap berbobot.
“Sidang proposal ini adalah gerbang awal penelitian yang sesungguhnya. Kami ingin memastikan bahwa skripsi yang dihasilkan mahasiswa PIAUD bukan sekadar tumpukan kertas di perpustakaan, melainkan solusi nyata yang dapat diaplikasikan oleh para guru dan orang tua dalam mendidik generasi emas,” ujarnya di sela-sela kegiatan.
Suasana Sidang: Tegang Namun Edukatif
Atmosfer ruang sidang di kampus STIT Al-Khairiyah siang itu dipenuhi dinamika akademis yang kental. Meski ketegangan sempat menyelimuti para peserta, dewan penguji mampu mencairkan suasana dengan memberikan catatan, kritik konstruktif, dan arahan yang edukatif.

Proses tanya jawab interaktif yang terjadi menjadi ruang diskusi yang sehat, di mana mahasiswa ditantang untuk berpikir kritis, mempertahankan argumentasi, dan terbuka terhadap masukan ilmiah.
Catatan Penting Pelaksanaan Sidang:
- Fokus Utama: Penguatan metodologi penelitian dan relevansi isu PAUD terkini.
- Kriteria Penilaian: Orisinalitas ide, penguasaan teori, sistematika penulisan, dan kemampuan komunikasi mahasiswa.
- Target Output: Jurnal ilmiah dan draf skripsi berkualitas tinggi yang siap diujikan pada sidang munaqosyah mendatang.
Dengan selesainya Sidang Proposal Gelombang 2 ini, para mahasiswa PIAUD STIT Al-Khairiyah resmi melangkah ke tahap penelitian lapangan. Diharapkan, hasil-hasil penelitian ini nantinya mampu memberikan kontribusi positif bagi peningkatan mutu pendidikan anak usia dini, khususnya di wilayah Kota Cilegon dan sekitarnya.






