CILEGON – Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Al-Khairiyah Citangkil Cilegon sukses menggelar Sidang Proposal Skripsi Gelombang 3 pada Sabtu, 06 Juni 2026. Mengambil tempat di lingkungan Kampus STIT Al-Khairiyah Citangkil Cilegon, agenda penting ini dimulai tepat pukul 13.00 WIB hingga selesai. Aura ketegangan sekaligus antusiasme menyelimuti ruang sidang saat para calon sarjana bersiap mempertahankan rancangan penelitian mereka di hadapan dewan penguji.
Pada gelombang kali ini, sebanyak enam mahasiswa tangguh PIAUD melangkah maju membawa berbagai judul riset inovatif. Sidang ini menjadi momentum krusial dalam perjalanan panjang akademik mereka demi meraih gelar Sarjana Pendidikan (S.Pd).

Suasana sidang yang semula kaku berubah menjadi penuh semangat saat Ketua Prodi PIAUD STIT Al-Khairiyah, Dr. Hj. Sholatul Hayati, M.Pd, memberikan arahan dan nasehatnya. Dengan nada bicara yang mantap dan penuh semangat yang menggebu-gebu, beliau membakar tekad para mahasiswa agar tidak sekadar mengejar kelulusan formalitas.
“Kalian adalah calon pendidik generasi emas bangsa! Penelitian yang kalian angkat hari ini harus menjadi solusi nyata bagi dunia pendidikan anak usia dini, bukan sekadar tumpukan kertas di perpustakaan. Tunjukkan mentalitas pejuang Al-Khairiyah yang tangguh, adaptif, dan ikhlas!” tegas Dr. Hj. Sholatul Hayati dalam arahannya yang menggetarkan ruangan.
Beliau juga menambahkan bahwa tantangan mendidik anak di era modern semakin kompleks, sehingga riset-riset yang dilakukan mahasiswa PIAUD harus memiliki bobot inovasi yang kuat serta mampu menjawab dinamika zaman.
Langkah Awal Menuju Kelulusan
Sepanjang siang hingga sore hari, jalannya sidang proposal berlangsung secara lancar dan interaktif. Berbagai masukan konstruktif serta koreksi tajam dari para dosen penguji mengalir demi menyempurnakan metodologi dan arah penelitian masing-masing peserta. Keenam mahasiswa tersebut dengan tenang dan tangkas berusaha mempertahankan argumentasi akademik mereka.
Dengan berakhirnya seluruh rangkaian sidang pada hari itu, keenam mahasiswa PIAUD ini resmi mengantongi izin untuk melangkah ke tahap berikutnya, yaitu pengambilan data riil di lapangan. Semangat serta nasehat berapi-api yang dititipkan oleh Ketua Prodi diharapkan menjadi bahan bakar utama bagi mereka untuk menyelesaikan skripsi dengan cepat dan tepat waktu.






