CILEGON, 27 Februari 2026 – Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1447 H / 2026 M, Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Al-Khairiyah Citangkil – Cilegon kembali menyelenggarakan agenda kerohanian tahunan berupa Malam Bina Iman dan Taqwa (MABIT). Rangkaian kegiatan ini resmi dibuka pada Senin, 23 Februari 2026, pukul 16.00 WIB, bertempat di Pendopo STIT Al-Khairiyah.

Pada Ramadhan tahun ini, kegiatan MABIT difokuskan pada program “Ngaji Pasaran Kitab Alfiyah dan Ushul Fiqih”. Pengajian kitab kuning ini dibimbing langsung oleh tokoh ulama yang juga pakar di bidangnya, yakni Drs. KH. Hikmatulloh Jamud, M.Si. Kegiatan intensif ini dijadwalkan akan berlangsung selama kurang lebih tiga pekan, terhitung sejak 23 Februari hingga 14 Maret 2026.
Kegiatan bernuansa keilmuan dan spiritual ini tidak hanya menyasar satu kelompok, melainkan diwajibkan dan diikuti secara antusias oleh seluruh elemen civitas academica STIT Al-Khairiyah. peserta yang terdiri dari kalangan mahasiswa, jajaran dosen, hingga para staf dan pegawai kampus turut serta belajar untuk menimba ilmu bersama.

Sebagai pelengkap jalannya kegiatan, panitia telah menyusun rangkaian acara yang padat dan bermanfaat hingga malam hari. Setelah sesi pengajian kitab selesai pada sore hari, acara dilanjutkan dengan Kultum (Kuliah Tujuh Menit) menjelang berbuka puasa. Sesi Kultum sore ini diisi secara bergantian oleh para dosen dan staf pegawai, memberikan siraman rohani sekaligus ajang silaturahmi sebelum menikmati hidangan takjil bersama.
Semarak ibadah berlanjut hingga malam hari. Usai pelaksanaan salat Isya dan Tarawih berjamaah, rangkaian acara MABIT dilanjutkan dengan sesi Kultum Malam. Menariknya, pada sesi ini, panggung diberikan kepada para peserta MABIT (khususnya mahasiswa) untuk melatih keberanian dan kemampuan retorika dakwah mereka di hadapan seluruh jamaah yang hadir.

Melalui kolaborasi kegiatan antara dosen, staf, dan mahasiswa ini, STIT Al-Khairiyah berharap MABIT Ramadhan 1447 H tidak hanya menjadi wadah pendalaman ilmu agama (Tafaqquh Fiddin) melalui kajian kitab turats, tetapi juga menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah di lingkungan kampus.







