0821 1348 7445 (wa)

info@pcmb.institutalkhairiyah.ac.id

Today :

Perguruan Tinggi Islam Al-Khairiyah dan Kemendes PDT Matangkan Program Pemberdayaan Desa di Banten

Mujairimi

Apr. 24, 2026

JAKARTA – Langkah besar diambil oleh Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Al-Khairiyah Citangkil Cilegon dan Universitas Al-Khairiyah (UNIVAL) dalam memperluas jangkauan pengabdian masyarakatnya. Pada Kamis, 23 April 2026, STIT Al-Khairiyah yang dihadiri oleh Ketua, Bpk. Ahmad Munji, M.Pd. dan Sekretaris lembaga, Bpk. Nurdiyanto, M.Pd. Universitas Al-Khairiyah dihadiri oleh Wakil Rektor I, Muhammad Ihsan, M.Si. dan Direktur LPPM UNIVAl, Bpk. Rizmi Samsul Rizal, S.Kom., M.M. melakukan kunjungan resmi ke kantor Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) Republik Indonesia di Jakarta guna membahas tindak lanjut kerjasama strategis.

Pertemuan ini difokuskan pada sinkronisasi program pemberdayaan masyarakat desa, khususnya di wilayah Provinsi Banten, melalui pendekatan akademis dan pengabdian yang terukur.

Kolaborasi Akademisi dan Pemerintah

Rapat tindak lanjut ini menjadi bukti nyata komitmen STIT Al-Khairiyah Citangkil Cilegon dan Universitas Al-Khairiyah (UNIVAL) dalam mendukung akselerasi pembangunan desa. Sinergitas ini dirancang untuk menyatukan visi pemerintah pusat dengan keahlian SDM perguruan tinggi guna menjawab tantangan di wilayah pedesaan Banten.

“Kerjasama ini bukan sekadar nota kesepahaman di atas kertas, melainkan sebuah aksi nyata. Kami ingin memastikan bahwa kehadiran STIT Al-Khairiyah Citangkil Cilegon dan Universitas Al-Khairiyah (UNIVAL) memberikan dampak langsung bagi kemajuan desa-desa di Banten,” tegas perwakilan pimpinan STIT Al-Khairiyah Citangkil Cilegon dan Universitas Al-Khairiyah (UNIVAL) dalam pertemuan tersebut.

Menuju Desa Mandiri di Banten

sebagai lembaga pendidikan yang berakar di Banten, sudah menjadi tanggung jawab moral untuk memberikan kontribusi nyata. Sinergi dengan Kemendesa PDTT diharapkan mampu membuka pintu akses yang lebih luas bagi desa-desa di Banten untuk mendapatkan pendampingan ahli dari kalangan akademisi.

Pihak Kemendes PDT menyambut positif keterlibatan STIT Al-Khairiyah Citangkil Cilegon dan Universitas Al-Khairiyah (UNIVAL). Kolaborasi ini diharapkan mampu memperpendek jarak antara kebijakan pemerintah pusat dengan implementasi di lapangan. Dengan dukungan akademisi, program pemberdayaan desa diharapkan menjadi lebih inovatif dan tepat sasaran.

Pertemuan di Jakarta ini akan segera disusul dengan pemetaan wilayah di Provinsi Banten yang akan menjadi pilot project dari kerjasama ini. Melalui sinergi ini, STIT Al-Khairiyah Citangkil Cilegon dan Universitas Al-Khairiyah (UNIVAL) optimis dapat mencetak sejarah baru dalam pembangunan daerah yang berbasis pada nilai-nilai keislaman dan kemajuan teknologi.

#Alkhairiyah_Mengabdi #Bangundesabangunindonesia

Artikel Terkait

Leave a Comment