0821 1348 7445 (wa)

info@pcmb.institutalkhairiyah.ac.id

Today :

Gali Ilmu Pendidikan Inklusif, Prodi PIAUD STIT Al-Khairiyah Citangkil Cilegon Gelar Studi Banding ke PAUD Srawung Bocah Yogyakarta

Mujairimi

May. 21, 2026

BANTUL, YOGYAKARTA – Dalam upaya meningkatkan mutu akademik dan memperluas cakrawala implementasi kurikulum pendidikan anak usia dini, Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Al-Khairiyah Citangkil Cilegon melaksanakan kunjungan Studi Banding ke PAUD Inklusi Srawung Bocah (Mei 2026)

Kunjungan yang bertempat di Jalan Sumberan No. RT 04, Jadan, Tamantirto, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta ini, diikuti oleh jajaran dosen, pengelola Program Studi PIAUD, serta mahasiswa STIT Al-Khairiyah. Dipilihnya PAUD Inklusi Srawung Bocah sebagai lokus studi banding bukan tanpa alasan; lembaga ini dikenal memiliki komitmen tinggi dan metode yang aplikatif dalam menyelenggarakan pendidikan ramah anak yang menyatukan anak-anak berkebutuhan khusus (ABK) dengan anak-anak reguler dalam satu ekosistem belajar.

Sinergi Akademik dan Praktik Lapangan

Rombongan dari STIT Al-Khairiyah disambut hangat oleh pengelola dan tim pendidik PAUD Inklusi Srawung Bocah. Agenda utama dari studi banding ini meliputi observasi langsung proses pembelajaran, diskusi interaktif mengenai manajemen kelas inklusif, hingga strategi penyusunan kurikulum adaptif bagi anak usia dini.

Ketua Program Studi PIAUD STIT Al-Khairiyah, Dr. H. Sholatul Hayati, M.Pd. mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk membekali mahasiswa dan dosen dengan kompetensi riil di lapangan, khususnya dalam menghadapi tantangan pendidikan inklusif masa kini.

“Kami ingin melihat dan belajar secara langsung bagaimana PAUD Srawung Bocah mengelola keberagaman peserta didik secara inklusif dengan pendekatan yang humanis. Ilmu dan pengalaman berharga dari sini akan menjadi refleksi penting bagi pengembangan kurikulum dan kompetensi mahasiswa PIAUD STIT Al-Khairiyah,” ujarnya.

Komitmen Menuju Pendidikan Usia Dini yang Setara

Pihak PAUD Inklusi Srawung Bocah menyambut baik inisiatif ini dan membagikan berbagai praktik baik (best practices) yang telah mereka terapkan. Mulai dari penyediaan sarana prasarana yang aksesibel, asesmen perkembangan anak, hingga metode pendekatan emosional yang diterapkan oleh para guru pendamping.

Melalui studi banding ini, kedua belah pihak berharap dapat menjalin silaturahmi akademik yang berkelanjutan. Bagi STIT Al-Khairiyah, kunjungan ini diharapkan mampu melahirkan inovasi baru dalam riset-riset pendidikan anak usia dini serta mencetak lulusan sarjana PIAUD yang tidak hanya unggul secara teoretis, tetapi juga peka, adaptif, dan siap menjadi penggerak pendidikan inklusif di wilayah Banten dan sekitarnya.

Kegiatan studi banding diakhiri dengan sesi foto bersama, penyerahan cendera mata sebagai simbol sinergi antarlembaga, serta komitmen bersama untuk terus memajukan dunia pendidikan anak usia dini di Indonesia.

Artikel Terkait

Leave a Comment